=> Ingin memperbaiki bagian system tanpa perlu menyerahkan seluruh sumberdaya kepada pengembang freelance. => Tidak mau menghadapi resiko kegagalan online dalam pengadaan aplikasi.
Developer
=> Membangun produk, tanpa dipusingkan bagaimana membuat package produk sesuai kebutuhan pasar yang komplek dan variatif. => Ingin perusahaan tetap stabil meski tenaga programmer berganti setiap bulan.
Programmer
=> Menyelesaikan proyek lebih cepat dan banyak tanpa mengesampingkan kualitas. => Mendapatkan proyek tanpa repot-repot terjun kelapangan dan mencari pasar sendiri.
Analisis
=> Ingin fokus dilapangan tanpa terlalu sering tatap muka dengan programmer. => Bekerja dan mempresentasikan langsung hasil kerja dihapan konsumen.
Marketing
=> Ingin memperluas segmentasi pasar tanpa perlu repot-repot membangun produk sendiri maupun melamar pekerjaan diberbagai perusahaan. => Ingin meningkatkan penjualan dengan signifikan tanpa perlu repot-repot membentuk tim programmer sendiri.
Penyedia solusi teknologi informasi yang menjurus pada penanggulangan krisis perangkat lunak nasional.
Misi
Memberikan penawaran dan pelayanan terbaik dibidang jasa penyedia solusi teknologi informasi.
Tujuan
Tersedianya Platform Kolaborasi Kerja komprehensif berbasis Knowledge dan Science. Memberdayakan Masyarakat, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Indonesia.
Sasaran
Menjadikan seluruh account Senimandigital berprofesi sebagai Enterprise Resource Planning melalui pemberian dukungan teknis dan bisnis yang komprehensif.
Business Process Automation (BPA) adalah praktik menggunakan teknologi untuk mengotomatisasi proses bisnis dengan tujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan. BPA bertujuan untuk mengotomatisasi tugas-tugas rutin, mengurangi kesalahan manusia, mempercepat waktu siklus, dan membebaskan sumber daya manusia untuk tugas-tugas yang lebih bernilai tambah.
Automasi Pemrosesan Dokumen: Otomatisasi pemindaian, pengindeksan, dan penyimpanan dokumen elektronik untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam mengelola dokumen bisnis.
Pengelolaan Aliran Kerja: Menerapkan aliran kerja otomatis untuk mengarahkan tugas dan informasi secara otomatis dari satu unit bisnis ke unit bisnis lainnya, meningkatkan kolaborasi dan koordinasi.
Otomatisasi Pemrosesan Pesanan: Mengotomatisasi proses pesanan pelanggan, mulai dari pemesanan hingga pengiriman, untuk mempercepat waktu siklus dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Analisis Data Otomatis: Menggunakan algoritma dan analisis otomatis untuk menganalisis data bisnis dan memberikan wawasan yang berharga untuk pengambilan keputusan.
Pengotomatisan Layanan Pelanggan: Menggunakan chatbot atau sistem respons otomatis untuk merespons pertanyaan pelanggan secara real-time, meningkatkan kecepatan dan konsistensi dalam memberikan layanan pelanggan.
Otomatisasi Proses Manufaktur: Mengotomatisasi proses produksi, pengujian, dan perakitan dalam lingkungan manufaktur untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keamanan.
Tujuan utama dari BPA adalah untuk membebaskan sumber daya manusia dari tugas-tugas rutin yang memakan waktu, sehingga mereka dapat fokus pada tugas-tugas yang memerlukan pemikiran kreatif, analisis, dan pengambilan keputusan yang lebih tinggi. Ini dapat membantu perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih besar, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan daya saing.
Pemanfaatan Teknologi
Dalam pengembangan Business Process Automation (BPA), ada beberapa teknologi yang dapat mempermudah implementasi dan pengelolaan otomatisasi proses bisnis. Berikut adalah beberapa teknologi yang sering digunakan dalam BPA:
Workflow Automation Platforms: Platform otomatisasi aliran kerja memungkinkan Anda untuk mendefinisikan, mengotomatisasi, dan mengelola aliran kerja bisnis dengan cepat dan mudah. Contoh platform termasuk Microsoft Power Automate, Zapier, dan Nintex.
Low-Code/No-Code Development Tools: Alat pengembangan low-code/no-code memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi dan otomatisasi proses bisnis dengan cepat tanpa perlu menulis kode dari awal. Contoh alat termasuk Mendix, OutSystems, dan Appian.
Robotic Process Automation (RPA): RPA menggunakan bot perangkat lunak untuk meniru tugas-tugas manusia dalam aplikasi perangkat lunak yang ada. Ini berguna untuk mengotomatisasi tugas-tugas berulang dan berbasis aturan, seperti input data, pengambilan data, dan pemrosesan formulir.
API (Application Programming Interface): API memungkinkan berbagai sistem dan aplikasi untuk berkomunikasi dan bertukar data satu sama lain. Dengan menggunakan API, Anda dapat mengintegrasikan sistem yang berbeda dan mengotomatisasi aliran data antara mereka.
Machine Learning and AI: Teknologi Machine Learning (ML) dan Kecerdasan Buatan (AI) dapat digunakan dalam BPA untuk membuat prediksi, analisis data yang lebih canggih, dan mengotomatisasi pengambilan keputusan berbasis data.
Cloud Computing: Layanan cloud computing seperti AWS, Azure, dan Google Cloud Platform menyediakan infrastruktur yang skalabel dan fleksibel untuk menjalankan aplikasi BPA tanpa perlu mengelola infrastruktur fisik.
Big Data Analytics: Teknologi analitik big data memungkinkan Anda untuk menganalisis dan memahami pola dan tren dalam data bisnis Anda, yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan dan mengotomatisasi proses bisnis.
Blockchain: Teknologi blockchain dapat digunakan untuk memastikan keamanan, keandalan, dan transparansi dalam proses otomatisasi bisnis, terutama dalam hal transaksi keuangan dan manajemen rantai pasokan.