Mobile Menu

tentang magic programming

Apa itu Magic Programming dan kenapa senimandigital berusaha keras untuk mempopulerkan Konsep Magic Programming, agar dapat dipraktekan oleh semua orang yang bergerak dalam bidang pemrogramman. Magic Programming harus-nya menjadi Tehnik Pemrograman pertama yang dipelajari setiap calon programmer, karena Magic Programming adalah praktek terbaiik dan cara Instan dalam menyelesaikan tahap awal pembuatan Aplikasi.

Fundamental

Magic Programming adalah Konsep Pemrograman mutakhir yang wajib diterapkan oleh semua programmer dalam konteks Arsitektur dan Infrastruktur kode program, tanpa penerapan Magic Programming kemampuan dan kecepatan produksi Solusi Teknologi Informasi akan menjadi sangat buruk. Seorang programmer perlu mencapai keberhasilan pertama yaitu mendapatkan nilai jual jasa 3x UMR/UMK dan penguasaan dan penerapan Magic Programming adalah jalan termudah untuk mencapai kelayakan akan hal tersebut. Anda yang mengembangkan aplikasi tapi belum menguasai dan menerapkan Magic Programming akan kesulitan dalam menuntaskan tuntutan kerja.

Kenyataanya, jangankan melalui tantangan dalam memenuhi tuntutan kerja, kita bahkan mungkin sudah mengalami berbagai kesulitan dalam menuntaskan tuntutan belajar maupun tututan pemahaman berstanda komunitas, mengingat pesatnya perkembangan berbagai framework opensource belakangan ini, dimana sebuah framework baru dirilis secara rutin setiap tahun.

Jadwal rilis tahunan itu hanya berlaku untuk sebuah framework, kenyataan lain adalah bahwa satu framework umumnya tidak bisa berdiri sendiri ada framework sisi server, ada framework sisi browser. jika hanya mengkombinasikan kedua framework ini maka kita akan menerima rilis 2 framework baru dalam setahun.

Bisa anda bayangkan kecepatan rillis framework telah jauh melampaui kecepatan belajar manusia pada umumnya, seorang mahasiswa misalnya, perlu menghabiskan waktu 5 tahun untuk memperkuat dasar-dasar pemrograman disaat yang sama dia juga perlu memilih dan mempelajari sebuah framework secara mendalam dan harus menuntaskanya dalam waktu 5 tahun.

Setelah 5 tahun menempuh pendidikan formal, entah disadari atau tidak salah satu framework yang dulunya ia pelajari telah rillis sebanyak 5 kali dalam 5 tahun terakhir. itu juga berarti kemampuan teknis yang dikuasai-nya telah expired. sehingga tidak ada segmentasi pasar yang bersedia untuk menyerap jasanya.

Untuk kembali mempelajari Framework baru dari awal, seseorang mungkin membutuhkan waktu sedikitnya 3 bulan sampai 1 tahun untuk mereka yang memiliki kemampuan yang baik dalam penyerapan hal yang baru, dan untuk mencapai kesetaraan efisiensi pengembangan dengan ketika menggunakan framework yang dulu pernah di kuasai seseorang akan membutuhkan waktu sedikitnya 3 tahun untuk membangun ulang berbagai template komponen. setelah semuanya di rasa sudah siap, lagi-lagi Framework kedua yang dia pelajari sudah dirillis sebanyak 3 kali dalam 3 tahun terakhir. Ini kembali memaksa-nya untuk mempelajari framework ter-baru yang diminati oleh pelaku industri/bisnis.

Roda ini akan terus berputar, kenyataanya tidak ada orang yang benar-benar siap untuk menghadapi-nya. Oleh karena itu selain teknologi yang terus bertransformasi, programmer juga perlu menggunakan tehnik transformasi dalam cara berpikir dan bekerja agar dapat mengimbangi kecepatan rilis framework dan tuntutan dunia industri dari waktu ke waktu.

Fundamental Komunitas Tehnikal

Magic Programming menerapkan Konsep Pemrograman yang memandang script sebagai definisi konfigurasi. Untuk mencapai hal ini Aplikasi perlu diberikan kemampuan membaca content dari file sumber yang akan dieksekusi, kemudian aplikasi juga perlu ditanamkan berbagai kecerdasan sehingga mampu menangani request dan memberikan respon yang akurat dan relevan.

 

Komunitas Opensource cendung menggunakan OOP, Penerapan Magic Programming dengan OOP berpotensi mengkonsumsi suberdaya secara berlebihan jika framework yang digunakan tidak sejak awal didesain untuk itu.

Dengan kata lain penerapan magic programing berbasis OOP belum akan tersedia dalam beberapa tahun kedepan, meski demikian sedikit banyak memang ada yang mengarah kesana.

Konsep Magic Programming belum diketahui apakah dapat di terapkan sama baiknya pada aplikasi yang dicompile atau di build, dalam konteks compile/build hasil akhirnya kode sumber dan kode yang akan dijalankan adalah berbeda.

Oleh karena itu, penerapan konsep magic programming dalam konteks ini benar-benar sulit terealisasi karena seseorang harus memulainya disaat yang sama dia juga harus mendapatkan dukungan dan membangun komunitas untuk mewujutkan-nya dan itu hampir mustahil untuk dilakukan saat ini.

Infrastruktur

Magic Programming menekankan desain UI berbasis DOM/Browser, baik itu aplikasi dibuat sebagai Aplikasi Website, Desktop maupun Mobile. penekanan ini dilakukan karena fakta yang ada, semua Bahasa Pemrogramman mendukung DOM rendering. Karena fakta tersebut kita dapat belajar cukup satu kali untuk mendesain formulir. Jika kita bisa belajar satu kali untuk dapat mendesain Formulir maka kita dapat berpindah kebahasa pemrograman apapun saat kita menginginkan-nya.

Magic Programing benar-benar berorientasi pada Pemrograman Berbasis DOM, anda tidak perlu menalar lagi tentang ini karena jika anda menalar, maka itu akan mengalami pergeseran makna dan membuat anda semakin jauh dari Esensi dan Infrastruktur Magic Programming.

Arsitektur

Secara umum Magic Programming berusaha menyederhanakan penanganan pemroses dalam sebuah aplikasi, dan mengambil alih pemrosesan paling mendasar secara otomatis, semakin sfesifik penerapan magic programming di tanamkan dalam sebuah framework maka akan semakin sedikit sisa perkerjaan yang perlu dilakukan oleh programmer dan semakin sedikit pula hal-hal yang perlu untuk dipelajari dalam membangun sebuah aplikasi yang siap digunakan dalam produksi.

Magic programming berusaha menyediakan cara yang sama dalam menerima request, dengan menerapkan konsep Magic Programming sebuah aplikasi yang sebelumnya anda tulis untuk sebuah framework secara sfesifik dapat anda gunakan pada framework yang berbeda bahkan pada framework yang lebih baru. tanpa melakukan banyak penyesuaian. bahkan dimungkinkan untuk tidak melakukan penyesuaian sama sekali.

  • Magic Attribute

    Magic Programming berusaha menyediakan attribut universal untuk DOM

  • Magic Meta

    Magic Programming berusaha menyediakan parameter universal untuk digunakan sebagai route akses pada URL.

  • Magic Parameter

    Magic Programming berusaha menyediakan parameter universal untuk digunakan sebagai route akses pada URL.

Magic 

__LINE__: Mengembalikan nomor baris saat ini dalam file.

__DIR__: Mengembalikan path absolut dari direktori file saat ini.

__FILE__: Mengmbalikan lokasi dari file saat ini.

__FUNCTION__: Mengembalikan nama fungsi saat ini.

__CLASS__: Mengembalikan nama kelas saat ini.

__TRAIT__: Mengembalikan nama trait saat ini.

__METHOD__: Mengembalikan nama metode saat ini dalam kelas.

__NAMESPACE__: Mengembalikan namespace saat ini.

Cms Terdaftar

Lihat Semua

Dreamweaver Extensions

Lihat Semua

framework Terdaftar

Lihat Semua

Proyek Terdaftar

Lihat Semua

Pengembang Terdaftar

  • senimandigital
Lihat Semua

Top Konstributor

Dino Sukma Sarjito

Administrator